Jam 14:15. Aku brangkat dari ruma. Jalan kaki ke terminal lewat sawah sawah. Berangkatlah daku ke Motas naik AL dari terminal Landungsari. 14:55 sampailah aku di Motas, kliling2 bentar di Hipemat ama temen cewek
*Dzieng! Temson kok sepi. Ga ada anak yg kumpul2+pake pita ijo.(note: yg ikutan devmeet diharap pake pita ijo di pergelangan tangan kanan) Masa ketinggalan aku? Ada bebrapa anak nge gem. Mau tanya takut sala. Ya wis lah. aku duduk di kursi sala satu permainan. Pasang wajah2 melas sambil mainan pita ijo (sapatau ada jutawan lewat yg kasian trus ngangkat anak
Bergantilah rautku dari melas menjadi mulas (eh! puas ding!
Sepasukan gegana ini berjalan layaknya supersentai diatas katwalk. Mereka adalah:
Lho? ceweknya cuma satu taw? (semua mata menuju ke
Kamipun menunggu meski tanpa adanya kesepakatan tertulis. Akupun takdapat mengendalikan mulutku yg terus2an ngomong. Ataukah mungkin aku berada dibawah pengaruh super jurus dari para supersentai? Entahlah. Tanpa kusadari aku menoleh ke arah kerumunan para supersentai dan...Alamak?!
Siapa dia? Seorang supersentai-gal dengan jubah pink berdiri diantara mereka. Kuhampiri dia dan kukeluarkan jurus 75kg kenalan. Who R U? ternyata supersentai-gal yg baru datang ini adalah :
baru kali ini aku bertemu jurus sakti mandraguna seperti itu. Harus di clone pake Northon Ghost 2006 nih jurus. Huehuehu~
Karena merasa sudah lengkap, kamipun memutuskan untuk melanjutkan petualangan kami. Kami berjalan ke arah timur (yg merupakan lawan arah dari penjelajah terkenal: Sungokong). Dan kami menemukan sebuah Bussines Area. Tak kurang dari 15 guild menawarkan barang dagangan mereka disana. Dan kamipun memilih tempat di depan salah satu guild. Merasa adanya ancaman dari cuaca yg ada disana (baru 10 menit kami disana) kamipun memutuskan untuk berpindah lokasi. Kamipun berpindah lokasi untuk mempertahankan kehidupan kami.
Turunlah kami ke dunia 1 dari dunia 2 melalui sebuah portal (yg oleh para manisa -manusiabiasa- disebut "eskalator") Dan dengan sedikit perjalanan, sampailah kita di tempat yg kita rasa cocok. Tempat dimana kelangsungan hidup kita sedikit bisa terjamin. Guild yg bertuliskan : "Smoking Area".
Kamipun segera memilih tempat. Tampak disana beberapa lone ranger yg sedang nyete. Beberapa bartender dan Squidward yg nyamar jadi cewek bahenol. (haha~ Squidward tak dapat menyembunyikan penyamarannya karna meja kasir yg selalu ditungguinya
Pesanan pun datang. Menikmatilah kami beverages yg tersedia. Dipadu dengan humor2 ringan. Dan beberapa TawaCanda. Dan tanpa kami duga: Muncullah "Book of Fate"(Sinbad Legend of Seven Seas) tepat dihadapan kita bersebelas. Dan kamipun segera unjuk petelot2B. Mengayunkan petelot2B tersebut bak CloudStrife yg kewalahan membawa pedang bombongnya.
Kamipun juga saling berbagi cerita perjalanan kami. Bagaimana kami sampai bisa masuk ke dalam Dunia DeviantArt ini. Bagaimana sejarah nama2 kami, Bagaimana pula sejarah guild
Matahari pun menyingsing di ufuk barat. Senjapun terurai di tirai awan. Dan para Night-Elf pun mulai keluar dari sarangnya. Kamipun memutuskan untuk kembali. Tapi kami tak berpisah begitu saja. Harus ada sesuatu yg bisa diabadikan dalam pertemuan Guild
Kamipun berfoto bersama. Dengan wajah yg lengkap dg ekspresi 'narsis' kami. Yang semoga kelak foto ini takkan siasia. Yg para tikuspun akan kabur saat melihatnya. Dan saat itulah, tanpa proklamasi yg terucap, kami semua tau. Kami semua berharap dan bertekat dalam diri kita masing2:
"Majulah Para Deviant Malang"
cast:
note:
Cerita ini BUKAN fiktif semata. Melainkan adalah sebuah kisah nyata. Hanya saja ada penambahan2 yg gak jelas dari penulis yg gak jelas juga.
photos:
Buat yang pengen donlot foto2 1st Devmeet Ngalam, ada di sini nih: [link]
Ini previewnya di DA: [link]








sampai fajar menyingsing? Semalaman gitu?
eh, karangannya bagus bangetz, bow! kenapa gak buat novel aja, biar kerennzzz??? and nama pengarangnya : "Pang Imoetz 4epher"
Mana nih novelmu? gak ada sampel gratis tah?